Slider

Youtube

Puisi

Artikel

RPP

Cerpen

Pengetahuan Umum

Perangkat Pembelajaran

» » Hari Aksara Internasional 2014

Kuala Kapuas ,Senin 15 September 2014

Peringatan Hari Aksara Internasional yang ke 49 Tingat Provinsi Kalimantan Tengah yang berpusat di Kabupaten Kapuas, dalam acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah ,Bupati Kapuas,dan Kepala Dinas,Kepala Badan serta Kepala Biro, kegiatan dilaksanakan di Gedung Olah Raga Panunjung Tarung Kuala KapuasPeringatan Hari Aksara Internasional (HAI) pertama kali dilakukan pada tahun 1966. Selanjutnya setiap tahun diperingati untuk memahami status keaksaraan secara global. Berdasarkan Konferensi Tingkat Menteri Negara-negara Anggota PBB pada tanggal 17 November 1965 di Teheran, Iran, UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) yang menetapkan bahwa tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional (International Literacy Day).Sejak tahun 1948 Indonesia memulai gerakan pemberantasan buta aksara secara besar-besaran, diera kepemimpinan Presiden Soekarno. Program ini berlanjut dengan program kelompok belajar Paket A Terintegrasi Pendidikan Mata Pencaharian. Keberhasilan pendidikan dasar dan peningkatan keaksaraan penduduk ditandai dengan perolehan penghargaan “Avicenna Award” dari UNESCO yang diserahkan kepada Presiden Soeharto pada tahun 1994.Tahun pertama Dekade Keaksaraan Bangsa-Bangsa di Indonesia ditandai dengan peringatan Hari Aksara Internasional ke-38, sekaligus pencanangan Gerakan Membaca Nasional oleh Presiden RI Megawati Soekarnoputri pada tanggal 12 November 2003.Pada 2 Desember 2004, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mendeklarasikan Gerakan Nasional Percepatan Pemberantasan Buta Aksara dan pada tahun 2006 telah dikeluarkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara.Sejalan dengan keberhasilan penuntasan tuna aksara, Indonesia mendapat penghargaan dari Laura Bush, Duta Keaksaraan Internasional. Sehingga Ibu Negara Ani Yudhoyono berbicara Upaya Pemberantasan Buta Huruf se-Dunia (UNESCO Regional Conferences in Support of Global Literacy) pada Konferensi Regional UNESCO di Beijing, pada 31 Juli 2007.





«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply